Tips Menghindari ‘Stalker’ di Situs Jejaring Sosial

Internet khususnya situs jejaring sosial seperti Facebook memang memberikan dampak yang sangat hebat bagi kehidupan manusia. Tapi di balik itu semua, dengan segala kemudahan yang ditawarkannya, dunia maya menjadi semakin rawan dengan adanya kehadiran para stalker (penguntit) yang semakin bergerak bebas.

Dengan adanya situs jejeraing sosial serta micro blogging seperti twitter dan plurk, stalker kini mampu mendeteksi segala tingkah laku calon korbannya. Tentu Anda pernah memilki friend request orang-orang yang tidak Anda kenal? Ataupun mungkin setelah Anda berteman, ternyata orang tersebut justru betingkah aneh dan seperti sok kenal. Oleh karena itu beberapa tips untuk menghindari diri dari ancaman para penguntit yang obsesif ini mungkin berguna.

Edit Friend List
Dengan info diri yang konstan ditampilkan pada news feed Twitter dan Facebook setiap waktu inilah sekaligus memberikan tanda bahwa Stalkers are welcome! Semua informasi dapat dikonsumsi orang-orang tidak dikenal ini mulai dari album foto, aktivitas terkini, riwayat pendidikan dam pekerjaan, dan lain-lain. Meski maksudmu untuk memberikan informasi-informasi tersebut adalah supaya teman lama mampu menghubungi kamu. Namun, alangkah baiknya kamu memilih orang-orang tertentu saja yang mampu mengikuti perkembangan aktivitasmu.

Hal yang harus kamu lakukan adalah lakukan setting pada Facebook-mu. Caranya, klik  Facebook.com untuk membuat grup eksklusif  yang memiliki keistimewaan untuk mengakses profile, gambar, dan status update. Jika melalui MySpsce, kamu bisa membuat setting private profile dibawah meny “Account Setting”. Untuk pengguna Twitter, lihat boks yang bernama “Protect My Updates” dalam halamanmu. Dengan setting seperti ini, hanya yang menjadi “followers” yang bisa membaca aktivitas pada status feed-mu.

Jangan menjadi status-freak
Banyak orang yang selalu memberikan informasi dirinya sedang berada dimana dan sedang berbuat apa. Contohnya “Sedang makan di Ragusa bareng pacar”, atau “Duh besok ke Bali, enaknya pake apa ya?”, dan lain-lain. Hal-hal seperti ini jelas sekali menunjukkan bahwa kamu senang sekali mengumbar informasi pribadi kepada orang. Disinilah stalker menjadi raja! Oleh karena itu, mulailah membatasi diri untuk tidak selalu memberikan informasi gambling tentang dirimu. Mulailah bermawas diri!

Googling Tiap Hari
Lakukan Google Alert yang akan membantumu untuk menandakan ada seseorang yang sedang penguntit. Masuk ke akun Google.com dan masukkan nomor telepon dan namamu. Dengan fasilitas ini, Google akan selalu memberikan notifications setiap kali ada seseorang yang sedang googling nama dan nomor telepon.  Fasilitas ini memberikan informasi tentang siapa yang sedang mencari informasi tentang dirimu.

Feel Free to Disconnect
Jangan penah ragu untuk memutuskan hubungan internet. Dengan fasilitas GPS, Google earth, dan wikimap yang memudahkan orang lain mengetahui posisimu, stalker akan semakin mudah mendeteksi pergerakanmu. Oleh karena itu, tahan dirimu untuk tidak selalu online. Oleh karena itu, janganlah pernah ragu untuk memutuskan jaringan internet pada handphone dan BlackBerry setiap kali tidak terlalu dipergunakan. (rileks/ketok)

Facebook Perbesar Peluang Selingkuh?

Anda seorang yang sangat gandrung pada Facebook? Berhati-hatilah, psikolog mengatakan media ini rawan selingkuh. Lha kok?

Pasangan suami istri diimbau berhati-hati akan pengaruh Facebook (Fb) terhadap hubungan keluarga mereka, karena FB dapat menyebabkan salah satu pasangan tersebut bisa berselingkuh.

Psikolog Universitas Medan Area (UMA), Irna Minauli mengatakan, mudahnya akses dalam aplikasi FB untuk saling berinteraksi satu dengan lainnya, memudahkan seseorang menjalin komunikasi dan hubungan yang luas tanpa ada batasan.

Kemungkinan berselingkuh tersebut disebabkan faktor hubungan perkawinan yang rusak, kurang harmonis, dan tidak langgeng. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa faktor tersebut juga dapat mempengaruhi hubungan pasangan suami-isteri yang baik.

Rusaknya hubungan rumah tangga menyebabkan salah seorang di antara mereka mencari pelarian dari masalah yang dihadapi dalam keluarga, sehingga membuat janji dengan teman yang selama ini dikenal baik, melalui FB. “Cinta lama bersemi kembali (CLBK) berpotensi besar terjalin di sana,” ucap Irna yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Psikologi UMA, Selasa (7/7/2009).

Facebook memungkinkan seseorang untuk berkenalan, menjalin hubungan komunikasi dengan orang yang belum dikenal serta teman yang sudah dikenal, namun jarang atau secara kebetulan bertemu di FB sehingga usaha untuk menjalin hubungan yang lebih akrab mudah terjalin setelah perkenalan di FB tersebut.

Fenomena FB bagi generasi tua menjadi peluang untuk mencari teman-teman lama, baik sesama jenis maupun lawan jenis yang sudah lama tidak berjumpa, sehingga aplikasi tersebut dipergunakan untuk melakukan pendekatan lain. Sementara bagi generasi muda, FB menjadi peluang untuk mengenal teman baru.

Selain itu, FB memiliki unsur ketagihan yang menyebabkan seseorang menyediakan waktu yang intens untuk berkomunikasi dengan teman yang ia kenal di FB. Pasangan suami-isteri diimbau untuk mengawasi segala aktivitas lawan masing-masing di dunia maya tersebut, yakni dengan turut berpartisipasi secara aktif di FB, sehingga pasangan dapat memantau dan mengetahui segala rencana pasangannya. “Pantau dan waspadai juga teman-teman mereka di FB, siapa tahu mantan kekasihnya ada di daftar teman,” imbaunya.

Sumber :  Hidayatullah.com

Tips Menghindari Malpraktek

Untuk menghindari kemungkinan tindakan malpraktik yang dilakukan dokter, ada beberapa hal yang harus dilakukan pasien. Yang jelas, ia harus aktif. Ini juga untuk menumbuhkan kesadaran pasien atas hak-hak yang dimilikinya saat menghadapi dokter. Apa yang dapat dilakukan pasien, simak  saran dari dr. Bahar Azwar, Sp.B.Onk.:

- Jangan menerima mentah-mentah apa yang dikatakan dokter. Jika ada yang tidak Anda mengerti, segeralah bertanya. Dengan bertanya, paling tidak Anda akan tahu alasan dokter memvonis penyakit Anda.

- Jangan menganggap dokter tahu segalanya. Jika dokter terlihat ragu pada diagnosa yang ia buat, segeralah bertanya.

- Usahakan Anda mengerti masalah hukum dan etika yang mengatur hak dan kewajiban pasien dan dokter. Bahan bisa Anda peroleh dari mana saja, sperti buku, majalah, teve, dan lain-lain.

- Cari tahu segala hal tentang dokter dan pengobatan yang ditawarkan. Dengan demikian, Anda tidak akan dirugikan oleh pelayanan dokter. Atau paling tidak, jika merasa dirugikan, Anda dapat menuntut pelayanan yang lebih baik.

- Jangan takut meminta pendapat kedua pada pihak lain, entah itu dokter atau pengobat tradisional.  Jika merasa ragu, pindah dokter juga dibolehkan asal Anda tahu apa yang Anda lakukan.(forumkesehatan/yon/foto:corbis/rileks)

Internet Kurangi Keharmonisan Keluarga?

Studi penemuan ini dilakukan oleh peneliti Digital Future di USC Annenberg Sekolah Komunikasi, Amerika Serikat.

Studi ini menunjukkan bahwa persentase orang, yang mengatakan mereka kurang menghabiskan waktu bersama anggota keluarga ketika menjelajah internet di rumah, meningkat hampir tiga kali lipat dari 11 persen pada 2006 menjadi 28 persen pada 2008.

Para peneliti mengatakan bahwa total waktu (jam) yang dikhususkan untuk keluarga menurun tajam selama ini tiga tahun terakhir.

Menurut mereka, yang menerima laporan dari keluhan setiap keluarga, penggunaan internet oleh anggota keluarganya meningkat 40 persen lebih pada periode yang sama.

Michael Gilbert, penulis dari The Disposable Pria, mengatakan bahwa keluarga yang mengalami minimnya waktu bersama keluarga dengan pengaruh lonjakan pertumbuhan jaringan sosial serta pentingnya orang-orang disekitar, adalah kecenderungan pertama yang dilaporkan pada Pusat survei tahun 2007.

Gilbert menyarankan pihak keluarga mampu mengatur perihal penerapan pola pemakaian internet, meskipun pendapatan rumah tangga melimpah namun pengikisan waktu bersama keluarga lebih penting. Data menyebutkan 35 persen mengalami pengurangan waktu tatap muka.

Seorang perempuan melaporkan, ia seringkali diabaikan oleh anggota keluarganya ketika sedang mengakses internet. Hubungan komunikasi jadi terhambat karenanya, para peneliti menggambarkan.

Gilbert, yang fokus pada masalah-masalah keluarga dan jender, berpikir bahwa hal ini mencerminkan adanya berbagai penekanan antar hubungan jenis kelamin, keseimbangan perempuan muncul saat mereka menggunakan komputer di rumah, pertanggungjawaban atas semua yang dilakukannya selama berinternet turut pula membawa mereka kehilangan waktu keluarga.

Kecenderungan tersebut menjelaskan bahwa keharmonisan sebuah keluarga dapat terpecah. Hilangnya rasa saling melengkapi berubah menjadi anggota apatis dan menutup diri terhadap dunia diluar dirinya. Bila terlalu lama membiarkan hal ini terjadi, tentu persoalan akan datang dikemudian hari. Maka lakukan pengaturan yang bijak dalam memanfaatkan internet.
 Rileks.com)

Beda Pria dan Wanita Mengakses Facebook

Demam Facebook tak dipungkiri telah  menyerang seluruh pengguna internet di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tingginya jumlah pengakses situs ‘buku muka’ itu membuat para peneliti tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang situs jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg itu.

Peneliti dari Queensland University of Technology, Professor Rebekah Russell-Bennett dan Dr Larry Neale mencoba untuk meneliti tentang perbedaan motivasi pria dan wanita dalam mengakses Facebook, khususnya aplikasi yang ditawarkan dalam situs tersebut.

Kedua peneliti itu, meneliti sejumlah aplikasi yang sering dimainkan oleh para Facebooker seperti, ‘Superpoke’, ‘Mousehunt’ dan ‘Scrabble’, selain itu peneliti juga mengamati status-status yang ditulis oleh para anggota. Demikian dilansir Times of India, Selasa (23/6/2009).

Menurut Russell-Bennet, ada perbedaan motivasi antara pria dan wanita dalam mengakses Facebook. Dari hasil pengamatannya, Russell melihat, wanita lebih sering mengekspresikan dirinya dalam Facebook, sedangkan pria lebih banyak berkaitan dengan semangat kompetisi. “Pria menggunakan Facebook lebih banyak untuk menunjukkan siapa yang terbaik,” katanya.

Hasil penelitian juga menunjukkan, aplikasi yang sering digunakan oleh jutaan pengguna Facebook adalah aplikasi yang mudah dan murah. “Banyak pengembang aplikasi yang telah membelanjakan uangnya untuk mengembangkan aplikasi tapi justru tidak laku dan tak maksimal,” ujarnya. (Okezone)

Posted in Info. Tag:. 2 Comments »